Kamis, 05 Februari 2015


Sekilas Tentang Pon. Pes. Annuqayah 

Daerah Al AmirP

Drs. KH. Muhammad Muhsin Amir


      Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Al Amir adalah bagian dari Yayasan Annuqayah, Desa Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur. 
     Nama "Al Amir" diambil dari nama seorang ulama, mantan pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah era 1959-1990-an bernama : KH. Moh. Amir bin KH. Moh. Ilyas bin KH. Muhammad Assyarqowi bin Shodiq Romo Al Qudusi. KH. Muhammad Assyarqowi adalah pendiri Pondok Pesantren Annuqayah pada tahun 1887 setelah beliau menimba ilmu pengetahuan agama di Makkah dan mendatangi para ulama faqih dan Muhaddits di Malaysia, Tailand dan lain-lain kl. 14 tahun lamanya, Kemmudian tahun 1959, sepeninggal ayahnya: KH. Moh. Ilyas, kepengasuhan Pesantren ini  diserahkan kepada KH. Moh. Amir bin Ilyas, cucu KH. Muhammad Assyarqowi
     KH. Moh. Amir Ilyas (1925-1996) memilih tinggal di sebuah pekarangan di luar area Pesantren, tepatnya 500 meter arah utara Pesantren yang saat ini dikenal dengan kampung Dadduwi / Kalabaan Timur. Dari rumah sederhana yang beliau bangun pada tahun 1960-an ini, beliau menakodai Pesantren Annuqayah dengan kl. 5000 santri/santriwati, baik kalong maupun yang menetap di asrama-asrama / pondok yang berjejer rapi di Daerah lubangsa, Late dll.
       Setelah tiga tahun wafatnya KH. Moh. Amir Ilyas, Putera termuda (ke 4) bernama Drs. KH. Muhammad Muhsin Amir yang baru saja menyelesaikan kuliahnya di IAIN (sekarang UIN) Sunan Ampel Fakultas Adab, jurusan Bahasa Arab dan Sasteranya berinisiap untuk meriealisasi keinginan ayahnya, yaitu berupa wasiat untuk mendirikan lembaga pendidikan di tanah pekarangan rumah almarhum. Maka pada tanggal 12 Agustus 1998 resmi berdiri Pesantren Annuqayah Daerah Al Amir yang di deklarasikan oleh kyai-kyai Annuqayah, di antaranya KH. Ahmad Basyir AS, almarhum Drs. KH. A. Warits Ilyas, KH. Abd. Muqsith Idris. Dan dalam pertemuan deklarasi itu yang agendanya diawali dengan pembacaan Tahlil kepada arwah almarhum KH. Moh. Amir Ilyas dihadiri pula almarhumain KH. Tijani Jauhari, MA, KH. Moh. Idris Jauhari dari Pesantren Al Amin, Prenduan Pragaan. Di undang pula dalam acara ini almarhum KH. Habibullah Rais, pengasuh Pesantren Al Is'af, Kalabaan Sumenep. Maka sejak tanggal tersebut, Pesantren Annuqayah Daerah Al Amir dinyatakan resmi berdiri sebagai bagian dari Annuqayah secara umum.
        Di antara kegiatan yang berlangsung di Al Amir  sejak awal berdirinya hingga saat ini adalah pembelajaran kitab turots (kitab kuning), dalam bentuk pengajian dan Diklat serta kursus Bahasa Arab.  Pada tahun 2001 Al Amir yang kemudian menjadi nama Yayasan Al Amir (berdiri pada tahun 1999) menyelenggarakan kegiatan rutin tahunan bernama: Program Ramadhan Intensif (PRI) yang kegiatannya adalah menampung beberapa siswa dan siswi dari berbagai Pondok Pesantren di Sumenep maupun luar Sumenep, bahkan luar Madura untuk belajar kitab kuning berupa diklat dan pengajian serta kursus Bahasa Arab. Kegiatan ini masih berlangsung hingga saat ini. Dan untuk tahun 2015-2016, Pengurus Yayasan Al Amir membuka pendaftaran siswa-siswi mengikuti kegiatan PRI yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan sebagaimana biasanya selama 25 hari. Para pesrtanya ditampung untuk memudahkan bimbingan kepada mereka. 
      Semua kegiatan di Al Amir, adalah realisasi dari misinya, yaitu: "mencetak generasi berpengetahuan agama Islam yang luas dan dapat menyebarkannya kepada masyarakat dengan istiqomah". Sementara visinya, yaitu : "Mencintai bahasa arab sebagai bahasa agama Islam dan Muslimin". Sedangkan tujuan yang ingin dicapai adalah "Berguna untuk bangasa dan negara di bawah Ridlo Allah SWT".
         Demikian sekilas tentang Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Al Amir, Guluk-Guluk Sumenep Madura dengan harapan para pembaca dan masyarakat umum dapat mengenalnya dan menjaganya keberlangsungan lembaga ini dengan baik dan berksinambungan. Semoga Allah SWT selalu memberikan Hidayah-Nya sepanjang masa. Amin !

Sumenep, 05 Pebruari 2015 
Penulis,
Drs. H. Muhammad Muhsin Amir



Catatan Penting :

Silakan klik formulir Link berwarna merah di bawah ini dan telusuri judul artikel "Pengumuman", kemudian isi Formulir yang tersedia dengan lengkap lalu klik "Kirim". Ketika anda memperoleh balasan SMS dari admin, berarti anda te;ah resmi menjadi calon peserta PRI 2015-2016. Langkah selanjutnya anda segera membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 350.000 (tiga ratus lima puluh ribu rupiah) selambat-lambatnya 2 (dua) hari sebelum kegiatan di mulai, yaitu pada tanggal ) 02 Ramadhan 1436 H. Pembayaran pendaftaran dapat diangsur dua kali. Angsuran Pertama: Rp. 200.000 (dua ratus ribu rupiah). Kalau belum recomended, silakan copy Formulir yang telah di isi lengkap dan kirim via email : muhsinamir14@gmail.com  

Klik Link ini :
https://alamirfoundations.wordpress.com




Program Ramadhan Intensif (PRI) Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Al Amir membuka pendaftaran peserta berjenis laki-laki dan perempuan yang berpendidikan minimal kelas III MTs. Untuk lebih lengkapnya informasi, silakan baca Brosur yang kami sebarkan atau hubungi : 0856 4852 5545 (SMS) saja.


1 komentar: